
“Inilah bentuk laptop murah meriah EeePC 701 yang ditunggu-tunggu itu …
keren yaa …!”
Spesifikasi Laptop:
EeePC 701 Specification
Display:7″
CPU & Chipset: Intel mobile CPU & chipset
OS: Linux/ Microsoft Windows XP compatible
Communication: 10/100 Mbps Ethernet; 56K modem
WLAN: WiFi 802.11b/g
Graphic: Intel UMA
Memory: 512MB, DDR2-400
Storage: 4/ 8/ 16GB Flash
Webcam: 300K pixel video camera
Audio: Hi-Definition Audio CODEC; Built-in stereo speaker; Built-in microphone
Battery Life: 3hrs (4 cells: 5200mAh, 2S2P)
Dimension & Weight: 22.5 x 16.5 x 2.1~3.5cm, 0.89kg
Asustek Computer akan memasarkan laptop murah Easy to Learn, Easy to Play, Easy to Work (EEE) pada September nanti. Chairman Asustek Computer, Jonney Shih, mengatakan target pasar mereka adalah negara berkembang, termasuk Indonesia. Laptop dengan fitur paling sederhana dijual US$199 atau sekitar Rp 1,8 juta.
Sedangkan laptop dengan fitur lebih banyak dijual sekitar US$245-299 atau sekitar Rp 2,3 -2,8 juta. “EEE menggunakan sistem operasi Linux sehingga bisa dijual murah,” kata Shih seperti dikutip www.msnbc.msn.com. Awalnya, Asustek akan memproduksi 500 ribu laptop, tapi jumlah ini akan dikurangi karena peluncuran terlambat.
Diklaim Intel dan Asustek, laptop tersebut merupakan laptop low-end namun dilengkapi fitur layaknya laptop pada umumnya. Apakah akan ada perbedaan kontras dengan laptop OLPC garapan Negroponte? Sampai berita ini diturunkan, baik Intel maupun Asustek belum mau angkat bicara.
Sean Maloney, pimpinan divisi penjualan dan pemasaran Intel, hanya mengatakan bahwa laptop garapannya akan menggunakan prosesor lower-end sebagai otaknya. Maloney menolak memberi detil spesifikasinya lebih lanjut.
Reuters yang dikutip detikINET, Rabu (6/6/2007) melansir, laptop tersebut akan dilengkapi layar berukuran 7 atau 10 inci, hardisk tradisional atau hard drive flash memory dan koneksi Internet nirkabel.
Soal harga, laptop murah ini disinyalir akan dibandrol sekitar US$ 200. Untuk model yang lain kemungkinan akan dibandrol US$ 400 atau US$ 500, kata Maloney.
Laptop tersebut kemungkinan akan digelontorkan akhir tahun, dengan bersenjatakan sistem operasi Linux ataupun Windows XP.
Ide menghadirkan laptop murah ini lahir menyusul pengumuman yang dikeluarkan OLPC Foundation pada bulan lalu yang mengatakan bahwa mereka akan mulai mengapalkan jutaan notebook murah mulai Oktober 2007.
Sebagai perbandingan, laptop OLPC bernuansa hijau-putih dan dilengkapi dengan engkol tangan sebagai pembangkit listriknya. Laptop ini juga ditujukan untuk kalangan pendidikan di negara-negara berkembang. Spesifikasinya antara lain prosesor AMD 500 MHz, sistem operasi Linux, konektivitas nirkabel secara peer-to-peer (P2P), monitor 7-inci, RAM 128 MB, dan tampungan kapasitas data berupa flash card sebesar 500MB. Laptop ini dibandrol US$ 180.
Seperti apa laptop murah garapan Intel dan Asustek? Kita tunggu saja…
