Mei 5, 2008

Laptop Seharga 2 Juta Dipasarkan Akhir Tahun

Ditulis dalam Uncategorized pada 8:09 pm oleh stefanie

 

anak-anaklaptop.jpg laptopmurah.jpg
“Inilah bentuk laptop murah meriah EeePC 701 yang ditunggu-tunggu itu …
keren yaa …!” :)

 

Spesifikasi Laptop:

 

EeePC 701 Specification
Display:7″
CPU & Chipset: Intel mobile CPU & chipset
OS: Linux/ Microsoft Windows XP compatible
Communication: 10/100 Mbps Ethernet; 56K modem
WLAN: WiFi 802.11b/g
Graphic: Intel UMA
Memory: 512MB, DDR2-400
Storage: 4/ 8/ 16GB Flash
Webcam: 300K pixel video camera
Audio: Hi-Definition Audio CODEC; Built-in stereo speaker; Built-in microphone
Battery Life: 3hrs (4 cells: 5200mAh, 2S2P)
Dimension & Weight: 22.5 x 16.5 x 2.1~3.5cm, 0.89kg

Asustek Computer akan memasarkan laptop murah Easy to Learn, Easy to Play, Easy to Work (EEE) pada September nanti. Chairman Asustek Computer, Jonney Shih, mengatakan target pasar mereka adalah negara berkembang, termasuk Indonesia. Laptop dengan fitur paling sederhana dijual US$199 atau sekitar Rp 1,8 juta.

Sedangkan laptop dengan fitur lebih banyak dijual sekitar US$245-299 atau sekitar Rp 2,3 -2,8 juta. “EEE menggunakan sistem operasi Linux sehingga bisa dijual murah,” kata Shih seperti dikutip www.msnbc.msn.com. Awalnya, Asustek akan memproduksi 500 ribu laptop, tapi jumlah ini akan dikurangi karena peluncuran terlambat.

Diklaim Intel dan Asustek, laptop tersebut merupakan laptop low-end namun dilengkapi fitur layaknya laptop pada umumnya. Apakah akan ada perbedaan kontras dengan laptop OLPC garapan Negroponte? Sampai berita ini diturunkan, baik Intel maupun Asustek belum mau angkat bicara.

Sean Maloney, pimpinan divisi penjualan dan pemasaran Intel, hanya mengatakan bahwa laptop garapannya akan menggunakan prosesor lower-end sebagai otaknya. Maloney menolak memberi detil spesifikasinya lebih lanjut.

Reuters yang dikutip detikINET, Rabu (6/6/2007) melansir, laptop tersebut akan dilengkapi layar berukuran 7 atau 10 inci, hardisk tradisional atau hard drive flash memory dan koneksi Internet nirkabel.

Soal harga, laptop murah ini disinyalir akan dibandrol sekitar US$ 200. Untuk model yang lain kemungkinan akan dibandrol US$ 400 atau US$ 500, kata Maloney.

Laptop tersebut kemungkinan akan digelontorkan akhir tahun, dengan bersenjatakan sistem operasi Linux ataupun Windows XP.

Ide menghadirkan laptop murah ini lahir menyusul pengumuman yang dikeluarkan OLPC Foundation pada bulan lalu yang mengatakan bahwa mereka akan mulai mengapalkan jutaan notebook murah mulai Oktober 2007.

Sebagai perbandingan, laptop OLPC bernuansa hijau-putih dan dilengkapi dengan engkol tangan sebagai pembangkit listriknya. Laptop ini juga ditujukan untuk kalangan pendidikan di negara-negara berkembang. Spesifikasinya antara lain prosesor AMD 500 MHz, sistem operasi Linux, konektivitas nirkabel secara peer-to-peer (P2P), monitor 7-inci, RAM 128 MB, dan tampungan kapasitas data berupa flash card sebesar 500MB. Laptop ini dibandrol US$ 180.

Seperti apa laptop murah garapan Intel dan Asustek? Kita tunggu saja…

Mendiknas Temukan Beberapa Kecurangan

Ditulis dalam Uncategorized pada 11:17 am oleh stefanie

Para siswa sekolah menengah pertama di Tanah Air, secara serentak mengikuti ujian nasional hari pertama, Senin (5/5). Bertepatan dengan itu, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo pun menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa sekolah. Dalam sidak, Mendiknas mendapati seorang guru bahasa Indonesia berkeliaran di tempatnya mengajar. Padahal sesuai peraturan, guru mata pelajaran yang sedang diujikan dilarang berada di lingkungan sekolah.

Bambang Sudibyo kemudian mengusir guru di SMP Maarif, Grogol, Jakarta Barat itu. Menurut Mendiknas, pelanggaran ini harus dicatat oleh Badan Standarisasi Nasional Pendidikan karena berpotensi menimbulkan kecurangan. Adapun di sekolah lainnya, Mendiknas juga menemukan pengawas ujian yang tidak menutup kembali amplop jawaban siswa dalam perjalanan dari kelas ke ruang guru.

Sejak subuh, soal ujian nasional tingkat SMP sudah didistribusikan ke setiap sekolah yang ditetapkan menjadi sub rayon wilayah. Pengambilan soal dilaksanakan setiap sekolah dengan diawasi perwakilan Dinas Pendidikan Kecamatan dan 60 anggota tim pengawas independen dari Universitas Indonesia untuk mencegah kecurangan [baca: Soal-Soal UN Dijaga 24 Jam Nonstop].

Ujian nasional tingkat SMP ini akan berlangsung selama empat hari hingga 8 Mei mendatang. Standar kelulusan bagi siswa SMP dan madrasah tsanawiyah untuk tahun ini naik 0,25 menjadi 5,25 untuk empat mata pelajaran, yakni bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan ilmu pengetahuan alam.

Nilai standar kelulusan yang meningkat dibanding tahun lalu telah membuat sebagian siswa SMP pusing menghadapinya. Terlebih bagi para pelajar SMP yang menjadi korban lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. Selain nilai standar kelulusan, mereka juga dipusingkan dengan persiapan belajar yang serba terbatas.

Khoirul Anam, misalnya. Siswa SMP Negeri 2 Porong, ujian nasional tahun ini menjadi ujian berat baginya. Selama hampir dua tahun menetap di pengungsian Pasar Baru Porong, pelajar dari Desa Renokenongo ini harus belajar dengan kondisi dan fasilitas yang serba terbatas. Kondisi serupa dirasakan Halimatus Diah. Selain lokasi pengungsian yang ramai, fasilitas penerangan juga kurang memadai sehingga mengganggu persiapan belajar.

Selain persiapan yang minim, ujian pun terasa semakin berat. Apalagi, lokasi ujian yang harus menumpang di gedung Sekolah Menengah Negeri Atas Negeri 1 Porong. Sejak terendam lumpur Lapindo dua tahun silam, SMPN 2 Porong yang sebelumnya berlokasi di Jatirejo, Porong, tenggelam bersama permukiman warga. Hingga kini belum jelas gedung sekolah akan dibangun kembali.

Adapun ujian nasional hari ini juga diikuti para siswa penyandang tunanetra, seperti di Bandung, Jawa Barat dan Surabaya, Jatim. Kendati kurikulumnya berbeda, mata pelajaran yang diujikan sama dengan para siswa yang normal. Begitu pula dengan nilai kelulusan minimal, yaitu 5,25.

Kendati demikian, kebersamaan para siswa Sekolah Luar Biasa A Bandung telah dimulai sejak menjelang ujian nasional dimulai pagi tadi. Para siswa yang mengalami cacat penglihatan ini bahu-membahu agar sampai di ruang kelas. Termasuk untuk duduk di bangku yang telah disediakan.

Ujian nasional hari ini juga diikuti para siswa tunanetra di SLB Surabaya. Walau soal ditulis dalam huruf braille, namun para siswa mengaku kesulitan membaca pertanyaan karena lembar soal yang rusak.(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)

from:liputan6 SCTV

Badai Hantam Brasil, 50 Ribu Warga Mengungsi (luar negeri)

Ditulis dalam Uncategorized pada 11:14 am oleh stefanie

Badai menyebabkan banjir di kawasan selatan Brasil.

Badai tropis mengamuk kawasan selatan Brasil sejak Jumat (2/5) malam. Badai tak hanya meniupkan angin kencang berkecepatan 100 kilometer per jam, tapi juga membawa air dan menimbulkan banjir. Kerusakan terparah terjadi di Kota Ermo. Kini, pemerintah setempat menetapkan lima daerah bencana karena hujan deras tak kunjung berhenti.

Sedangkan di Porto Alegre, ribuan warga terpaksa mengungsi ke gereja dan gedung olahraga setempat. Sementara gelombang laut setinggi lima meter mengakibatkan banjir di wilayah Florianopolis. Badai tropis ini terbentuk karena sistem tekanan yang rendah di laut. Fenomena ini memang kerap terjadi di selatan Brasil pada musim dingin.(ANS)

from:liputan6

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.